berita kaki metro edisi 23 januari 2009

22 01 2009

Cewek Jebolan Madrasah yang Ngetop Karena Anunya Bisa Nyedot (5)

Pertama Melacur, Sebelum Dijos
Dimandikan oleh Tamunya





Gila, Togel Mulai Rambah Bocah SD

2 11 2008

DENPASAR – Judi toto gelap (togel) benar-benar sudah merasuki otak warga. Judi melawan “hantu” itu bahkan sudah digandrungi anak-anak sekolah dasar (SD). Mengapa gebrakan polisi hanya hangat-hangat tai ayam? Perlukah pemasangnya juga diciduk, selain pengepul dan bandarnya?
Begitu memprihatinkannya virus togel ini membuat wakil rakyat di Renon mulai gusar. Mereka kemudian memaksa Kapolda Bali T. Ashikin tidak hanya berpangku tangan melihat penyakit masyarakat itu kian meruyak. Sebelumnya dewan juga minta Gubernur Pastika yang berlatar belakang polisi agar ikut memerangi togel.
Ketua Komisi I DPRD Bali I Made Arjaya kpada Metro Bali kemarin mengatakan, togel sudah sangat mengkhawatirkan. Menurut dia, anak-anak SMA dan SMP sudah banyak terkuras uang jajannya untuk pasang togel. “Sudah mengkhawatirkan, anak-anak sekolah sudah masang togel. Ikut membeli mimpi uang seribu agar dapat Rp 60 ribu,” kata Arjaya.
Arjaya pun mengaku sempat mendapat keluhan dari banyak warga yang mengatakan sudah banyak anak SD sampai kehabisan uang jajan untuk pasang togel. “Saking mudahnya membeli kupon togel, tak hanya remaja yang terjerumus, namun uga anak SD. Mereka kabarnya sudah ketagihan togel,” kata politisi vokal asal Sanur itu.
Menurut Arjaya, Dewan akan mendesak Kapolda Bali T. Ashikin dalam pertemuan Rabu (13/11) lusa yang membahas kemanan. Saat itu Dewan juga mengagendakan pembahasan judi kupon putih yang telah menguras uang rakyat Bali. “Dalam pertemuan itu kami akan mendengarkan apa langkah Kapolda Bali terkait togel,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Ketua Fraksi PDIP Made Arimawa juga menimpali. Katanya pemanggilan Kapolda nanti agar dimanfaatkan untuk membahas cara menangkal togel. (art)








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.